Ketua MPR Hidayat Nurwahid membantah upaya politisasi oleh Partai Politik pada acara May Day di Gelora Bung Karno, Senayan. “Saya tidak diundang dalam konteks PKS, tapi sebagai seorang yang kebetulan ketua MPR” jawab Hidayat saat ditanya wartawan di Gelora Bung karno, Jakarta, Kamis (1/5/2008)
Hidayat mengakui memang politik bisa ditafsirkandengan beragam, tapi kehadirannya justru untuk meningakatkan kualitas dan martabat buruh. “Tidak untuk pemilihan Presiden 2009, karena akan mencederai perjuangan buruh”, katanya.
Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini juga mengatakan, kamum buruh tidak memikirkan mengenai pemilu 2009. “Mereka lebih memikirkan bulan depan bagaimana, karena khawatir bahwa mereka sekarang masih dikontrak kerjanya, masih di outsorcing, gaji mereka yang tidak full mereka terima. Terlalu naif jika kegiatan ini untuk pemilu 2009”, ujarnya.
Mengenai kehadiran sejumlah politisi dalam acara ini, Hidayat mengaku tidak tahu menahu. “Mungkin mereka diundang juga. Ini sebagai bukti bahwa anggota DPR dekat dengan rakyatnya,” Jelasnya. Beberapa Gubernur dan Keduber yang diundang panitia tidak terlihat, termasuk Menakertrans dan Menperin yang diundang juga, tapi tidak terlihat.
Hidayat meyakini kekuatan buruh tidak mudah ditunggangi oleh kelompok manapun. “kekuatan buruh bukan kuda tunggangan. Siapa yang bisa tunggangi buruh? Kegiatan seperti ini janganlah dipolitisasi untuk Pilpres 2009,” jelas Hidayat Nurwahid kepada para Wartawan.
Sumber : Koran Perjoeangan Edisi XIV, Mei I/II 2008 Judul Asli Tidak Ada Pilitisasi Buruh.