Suara Kaum Buruh Sumbang Kemenangan Pilkada Jawa Barat
Palu kemenangan pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (HADE) memang sudah diketuk KPU Jawa Barat. Namun hal tersebut tidak membuat pasangan ini berhenti bekerja sambil menunggu pelantikan, setidaknya ini menurut Bambang Wirahyoso, koordinator Fourm Serikat Pekerja Jawa Barat.
Forum Serikat Pekerja Jawa Barat ini, merupakan salah satu pihak yang mengadakan kontrak politik dengan Hade. “Walaupun pelantikan belum dilakukan, bukan berarti pasangan Hade berdiam diri sambil menunggu pelantikan. Mereka setidaknya sampai hari ini, masih terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, guna mendapatkan masukan-masukan demi kemajuan Jawa Barat di masa yang akan datang,” jelas Bambang.
Bambang juga mengatakan, saat ini pasangan Hade juga sudah membuka pintu kepada semua pihak, termasuk kaum pekerja untuk dapat memberikan laporan, setiap ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, termasuk pelanggaran-pelanggaran dalam hubungan Industrial.
Untuk itu, lanjut Bambang, saya mengharapkan kepada semua kum buruh/pekerja di Jawa Barat untuk terus mengawal Hade, dan sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemimpin Jawa Barat yang terpilih secara Demokratis.
Namun dirinya mengingatkan, tidak semua isi kontrak politik bisa diimplementasikan dalam waktu singkat seperti penerapan Upah Minimum Provinisi (UMP) yang memang wewenang Gubernur.
“Kita juga harus paham ada beberapa hal yang memang butuh sebuah proses untuk bisa diimplementasikan, seperti masalah kesehatan dan pendidikan. Untuk itu kita harus membentuk sebuah forum yang bertugas mengawal sekaligus memberikan masukan kepada Hade, sehingga semua isi kontrak politik bisa terlaksana sebaik mungkin, jelas Bambang.
Besarnya pengaruh dukungan kaum buruh di Jawa Barat terhadap kemenangan pasangan Hade dalam Pilkada Gubernur Jawa Barat juga diakui Aryo Judhoko, salah seorang anggota tim sukses pasangan Hade.
“Melihat fakta dari sekitar 26 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, 16 diantaranya merupakan daerah perindustrian dan bisa dikatakan memang basis kaum buruh, maka harus diakui basis kaum buruh sangat besar dalam proses kemenangan pasangan Hade dalam Pilkada Jawa Barat,” ujar Aryo.
Kemenangan pasangan Hade ini merupaka asa kaum buruh atau pekerja di Jawa Barat. Mereka sangat mengharapkan pasangan Hade ini bisa mewujudkan kesejahteraan kum buruh di Jawa Barat, seperti yang dikemukakan Suryadi, seorang pekerja di kawasan Industri Bekasi, “ saya sangat mengharapkan pasangan Hade bisa membuktikan semua janji-janjinya di masa kampanye, yakini mengangkat kesejahteraan kaum buruh di Bekasi,” Ungkap Suryadi.
Seperti yang kita ketahui, komisi Pemilihan Umum daerah Jawa Barat sudah mengumumkan hasil perhitungan akhir Pilkada Jawa Barat 2008 dengan menempatkan pasangan Ahmad Heryawan-Yusuf Macan Effendi atau Dede Yusuf (HADE) meraih suara terbanyak yakni 7.287.647 suara.
Pasangan Hade unggul atas dua pesaing lainnya yakni pasangan Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim (AMAN) dengan mengumpulkan 6.217.557 suara. Pasangan Danny Setiawan-Iwan Sulanjana mengumpulkan 4.490.901 suara.
Ketua satgas perhitungan suara KPU Jabar, Memet A Hakim mengatakan, jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 18.882.605 orang. Jumlah suara sah sebanyak 17.996.105 suara dan jumlah suara tidak sah sebanyak 806.566 suara.
Sementara itu jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya sebanyak 9.103.594 atau 32,7 prsen dari jumlah DPT sebanyak 27.933.259.
Sumber : Koran Perjoeangan Edisi XIV, Judul Asli : Menunggu Pelantikan, Pasangan Hade Tetap Bekerja